Cicip Dancing Shrimph yang Viral hingga Lobster mantul di GW Food

Jakarta Grand Wisata Bekasi – Di GW food, kamu bisa menemukan jajanan Thailand dan banyak makanan viral lain. Dua di antaranya, dancing shrimp yang ramai dicoba di Bangkok dari lobster bakar dengan saus gurih pedas. Nikmat!

Baca Juga: Nastar, Kue Ikonik Lebaran Warisan Belanda yang Populer

Foodies yang menyimbangi GW food di perumahan Grand Wisata, Bekasi pastilah bingung memilih jajanan. Sebab disini ada 60 gerai makanan yang menawarkan menu berbeda dan istimewa.

Namun, jika ingin mencicipi yang autentik Thailand,  coba berjalan ke arah slot88 resmi belakang. Di dekat panggung live music, kamu dapat menemukan gerai Rak Thai yang lumayan besar.

Rak Thai merupakan usaha kuliner milik Ryan yang beristri orang Thailand.

Ia pun pervaya diri melabeli usaha makanannya autentik Thailand.

Selain menggunakan resep yang memang dipakai orang Thailand asli, Ryan mengaku masih mengimpor beberapa bahan makanan dari bumbu dari sana.

Bahan yang diimpor antara lain mangga Thailand untuk mango sticky rice, beberapa bumbu dapur khas Thailand, dan kecap ikan.

“Soalnya kalau kecap ikan yang ada di kita banyakan tuh bahannya dari udang, bukan dari ikan. Nah, kalau dari sana (Thailand) memang dari ikan.” kata Ryan.

Lalu ada juga Salmon Yum (Rp.65.000) yang terbuat dari irisan salmon mentah spaceman berbumbu khas Thailand yang asam dan omelet seafood yang gurih renyah.

Ryan mengungkap Rak Thai buka setiap hari di GW Food, mulai pukul 16.00 hingga 23.00. Nama Rak Thai sendiri berarti Cinta Thailand. ‘Kebetulan istri saya juga orang Thailand,’ katanya seraya tersenyum.

Di GW Food juga ada jajanan lobster dan gurita bakar: Baca halaman selanjutnya.

Saat baru masuk area GW Food, pengunjung kerap ‘salah fokus’ dengan dua gerai seafood di bagian depan. Keduanya adalah Squid King dan Mr Lobster yang beroperasi dibawah Twigim Group.

Cumi dibakar dia lebih wangi daripada kedua itu (gurita dan sotong). “ungkap Dicki.

Untuk proses pematangannya slot777 sama yaitu dibakar dengan olesan bumbu rempah. Bumbu tersebut dioles saat seafood dibakar sehingga bakal menyerap dan hangat.

Harga untuk gurita adalah Rp 30 ribu per 100 gram. Sotong Rp 35 ribu per 100 gram, dan lobster Rp 100 ribu per 100 gram. Ada juga oyster atau tiram seharga Rp 20 ribu per 100 gram.

Namun, pembeliannya ada minimal untuk lobster yaitu 200 gram. Untuk ukuran terberat bisa sampai Rp 1 kilogram. Sementara untuk cumi, sotong dan gurita, minimalnya juga 200 gram sehingga pembeli dijamin puas!

Lobster beroles bumbu rempah dengan pedas sedang yang kami pesan slot 10k  terasa dengan sedikit jejak rasa bumbu mirip terasi. Dagingnya tebal juicy. dan manis alami.

Dalam sehari Dick mengaku bisa menjual sampai 50 ekor lobster. Sementara untuk oyster bisa sampai 200 ekor. “Kalau untuk cumi, sotong, sama gurita itu sama-sama semua rata-rata di atas 10 kilogram untuk perharinya.” sambung Dicki.

Jumlah untuk akhir pekan bisa berbeda lagi karena bisa naik 2-3 kali lipat. Lalu untuk jam operasional mulai pukul 15.00 hingga 22.00 untuk hari biasa dari hingga 10.00 untuk akhir pekan.